halo kak, salam kenal aku seorang mahasiswa semester 1 aku kehilangan ayahku saat kls 3 sd dan saat itulah kehidupanku yang sulit terjadi sampai saat ini, Yup aku dewasa sebelum umurku disaat umumnya anak sd berfikir besok main apa? lain dengan aku, disaat umurku yang masih kecil aku sudah diajak berfikir oleh ibuku uang 20.000 akan dibuat makan apa untuk 3 hari untuk aku,ibu dan adekku, diumurku yang baru lulus smp aku sudah di ajak berfikir tentang hutang ibuku, aku hidup dengan kesederhanaan dan terus menyalahkan allah, kenapa harus aku ya allah?. aku selalu merasa ga punya teman, aku sering minder, aku seding merasa sepi dan sendirian di keramaian, aku lebih senang menyendiri,aku lebih senang di kesepian aku lebih senang di kegelapan dan hidupku penu dengan kata menyerah, menyerag, dan menyerah. aku sering sekali berfikir bahwa bundir adalah pilihan yang tepat tapi aku selalu berfikir bagaimna ibuku juka aku pergi?. tapi untuk menjalani kehidupan yang pelik ini sangan sulit sekali langkah ku.


Halo dik, saya tau apa yang adik rasakan, saya paham bagaimana bingungnya disituasi itu, tapi bundir itu merupakan pilihan yang salah, akan menjadi masalah baru bagi orang-orang terdekat kamu, banyak jalan bagi manusia untuk semua masalahnya, ingat tujuan hidup kamu nanti jadikan itu sebuah pedoman, inget juga doa dan usaha dan harus percaya akan hal itu. Mentalmu sudah mental baja, maka suatu saat nanti kamu akan menjadi orang yang hebat. Percayalah