Apakah Dilema Kita Sama?

Apakah dilema kita sama?

Usiaku udh 28 thn. Terlebih lagi aku anak tunggal perempuan. Msh ingin fokus bekerja, menghasilkan uang dan menikmati kebebasan. Bagiku itu tidak masalah. Tapi orangtua mencemaskanku karena belum menikah. Pendamping sudah ada. Aku udah pacaran dan mengenal dia kurang lebih 2 tahun. Dia baik dan penyayang, bahkan sudah dapat restu kedua keluarga juga, tapi aku tidak fokus dalam cinta. Prioritasku adalah pekerjaan, karena bagiku menikmati uang hasil kerja kerasku sudah membuatku bahagia. Keinginan untuk menikah sih ada tp belum kepikiran dlm beberapa tahun kedepan. Hanya saja orangtua khawatir kelak tidak bisa menghadiri pernikahanku karena umur mereka semakin tua. Hal yg tdk bisa kita prediksi satunya adalah ajal. Kita tidak tau mereka bisa hidup sampai umur berapa. DAN JUJUR ITU JUGA MEMBUATKU CEMAS. Tentu saja aku ingin merayakan hari terbahagiaku dengan melihat kedua orangtuaku menyaksikannya.

Apakah kamu sama denganku? Jika kau berada diposisiku Apakah menurutmu kamu akan bahagia jika menikah segera untuk mewujudkan keiginan orangtua? Atau haruskah kamu ikuti keinginanmu dan mengabaikan keinginan mereka? Toh yg ingin menikah dan tdk menikah juga dirimu kan? Tapi apakah kamu sanggup jika seandainya salah satu dari mereka dipanggil lebih dulu menghadap Tuhan sebelum kamu menikah? Menurutmu, apakah kamu tidak akan menyesal karena kamu tidak bisa mewujudkan keinginan mereka sebelum mereka pergi? Sudah pasti aku akan menyesal, tapi aku masih ingin menikmati hidupku saat ini, entah kenapa bagiku pernikahan adalah beban, aku tetap ingin bebas tanpa larangan siapapun. Aku ingin bebas kemanapun aku pergi dan dengan siapa aku pergi, karena sepertinya itu akan sulit terwujud untuk perempuan yang sudah menikah. Ini adalah dilema terbesarku dalam 28 tahun ini, karena sekali aku memutuskan maka tidak ada jalan untuk kembali.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *