Saya menjadi maba di sebuah universitas negri yang awalnya tampak baik baik saja kemudian semester satu saya berantakan dikarenakan tidak bisa beradaptasi dengan tugas yang banyak dan ditambah rata rata tuanya harus memakai laptop yang saya tidak punya. Saya tidak memiliki teman untuk meminjam karna saya sangat introvert dan selalu overthinking takut dihina sehingga saya mencoba mencari cara sendiri dengan mencari warnet tetapi di wilayah itu tidak ada. Saya kemudian di usir dari laboratorium sehingga saya merasa sangat tak berguna dan hal itu memenuhi semua pikiran saya yang menyebabkan saya menjadi tidak paham terhadap seluruh mata kuliah terutama mata kuliah pilihan saya yang awalnya saat SMA saya menyukainya menjadi merasa salah jurusan. Saya merasa sangat down sehingga saya menjadi malas melakukan segala hal saya merasa diri saya sangat hancur semenjak masuk bangku kuliah padahal saya dulu tipe anak yang rajin pas SMA menjadi hancur saat kuliah. Saya sebenarnya sangat ingin istirahat 1 tahun tapi dikarenakan ekonomi keluarga saya tak mampu melakukanya. Saya rasanya ingin mati saja tapi karna saya berasal dari sekolah yang agamanya bagus saya tak pernah mau untuk melakukan itu karna saya juga takut masuk neraka🙃. Saya merasa sendiri dan tak pernah ada yang peduli pada saya. Saya selalu berfikir apakah saya mampu melanjutkannya jika tahun pertama saya di bangku kuliah sudah hancur lebur begini. Saya takut berinteraksi dengan mahasiswa lain karna saya tidak bisa apa apa semua apa yang saya bisa dulu menjadi hilang dan saya tidak ingat apapun pelajaran yang saya ingat ternyata saya tak bisa apa apa dan tidak memiliki kemampuan serta kelebihan apapun. Saya bahkan hanya seperti datang kuliah untuk memenuhi absensi


Hello there… semangat terus ya buat kamu!
aku disini cuma bisa berharap bahwa kamu bisa menyelesaikan gelar sarjana kamu bagaimanapun caranya, tak perlu melihat nilai kamu yang hancur, yang harus kamu pikirkan hanyalah kamu harus lulus (itu dulu yang aku lakukan, penting lulus), cobalah untuk selalu menyelesaikan apa yang sudah kamu mulai (Mulai: Kuliah, Selesai:Sarjana). Namun, Jika kamu memang lelah, kamu bisa mengambil cuti. selama cuti itu kamu harus cari kerja dan menata kemampuan sosial kamu serta menabung untuk membeli kebutuhan kuliah kamu. Dengan bekerja akan memaksa dirimu untuk selalu berinteraksi dengan orang-orang dan cobalah untuk bodo amat dengan rasa malu, semakin kamu malu maka semakin banyak juga kamu belajar, intinya cobalah keluar dari zona nyaman kamu. Ingat, Jangan terlalu banyak berpikir, cukup lakukan saja apapun yang kamu bisa sekarang, karena ga ada yang tau masa depan kamu jika kamu tidak berusaha merubahnya sendiri. Semua kehidupan kamu adalah tanggung jawab kamu sendiri sehingga harus kamu sendiri yang merubahnya!