tidak mudah melupakan dia dan perasaan ini

Hai , gue mau cerita tentang perasaan gue saat ini.
Gue suka sama seseorang cowo yang bahkan kita belum pernah bertemu, gue kenal sama dia bulan Juli tahun lalu. Kalau saja pandemi ini tidak ada mungkin gue sama dia bisa bertemu, tapi apa daya pandemi belum selesai hubungan gue sama dia juga gak ada kemajuan apapun malah yang ada kita sudah miss komunikasi bulan ini. haha

Awalnya gue nganggep temen dikala kegabutan libur kuliah dlu, dan saat itu juga dia sudah punya pacar namun hubungan mereka berakhir gak lama sejak gue kenal sama dia. Semakin lama gue kenal sama dia, muncul lah suatu perasaan lebih dari teman. Komunikasi gue sama dia juga seringkali on/off, bukan dari gue nya tapi dari dia dan gue tau juga kalau dia masih memiliki trauma akan hubungan dia sebelum nya dan dia juga sibuk dengan dunia nya sendiri. Kita juga sempet gak komunikasi 2 bulanan karna hp dia rusak, dan dia datang lagi ke hidup gue. Seharusnya sejak dia datang lagi, gue gak menaruh harapan lebih ke dia,tapi ternyata gue gagal buat menahan perasaan.

Dimulai lah dari sejak dia datang lagi, kita berchatting seperti selayaknya teman namun gue slalu memberi dia perhatian dan slalu hati-hati karna dia orang yang sensitif. dan selalu saja kalau gue memberi kode ke dia, dia selalu menghindar. Gue usaha buat dia memperhatikan gue, tapi dia slalu aja fokus ke prioritas dia dan berkali kali dia bilang ke gue seperti itu seakan akan menolak gue. Padahal gue merasa dia cuma takut dan gak sepenuhnya nolak gue, sampai Hari Raya Idul Fitri pun tiba dan gue memutuskan buat mundur.

Saat dia ultah gue mencoba memberanikan diri buat ngucapin dia, itu pun gue baru berani saat malam hari menjelang hari berganti. Tanggapan dia? bisa dibilang kaget dan gue udah gak mau berharap lebih maka gue bilang ke dia klo gue ngechat cuma buat ngucapin dia saja. setelah itu? gue menghilang seperti apa yang pernah dia lakuin. bukan membalas dendam, hanya saja gue udah lelah menunggu dia.

Saat dia menghilang sebenernya dia memasang status WA entah itu kode untuk gue atau gimana, tapi menurut temen itu buat gue. tapi gue gak percaya hingga akhirnya gue coba ngechat dia buat membuktikan kebenaran nya, dan ya itu buat gue! seneng? entahlah rasa gue terlalu campur aduk untuk dia, kenapa saat gue mulai menyerah dia datang lagi. Gue stress gue merasa stuck, skripsi gue gak ada perkembangan, ada masalah keluarga, dan juga hubungan gue sama dia yang semakin bikin sakit kepala. Hingga gue hanya melihat sekeras apa usaha dia, dia ini terlalu gengsi untuk bilang secara langsung, gak ada kata2 nya dia yang menginginkan gue. hanya kode kode yang bikin sakit kepala wkwk

Hingga akhirnya gue bermimpi tentang dia, dan itu buruk bangettt. Gue tau mimpi itu hanya bunga tidur tapi itu cukup mempengaruhi emosi, dan ego gue yang mulai meluap. gue takut buat menanyakan langsung dengan dia karna dia pun kembali on/off seperti dulu, sampai akhirnya gue mencoba bertanya dengan dia apa dia gak cape ngilang2an terus. gue luapin semua emosi gue, mungkin dia kaget dan merasa sakit hati saat gue bertingkah seperti itu dan dia menghilang lagi.
menghilang
sehari… dua hari… hari kesekian gue putusin blok dia.
beberapa hari kemudian emang gue unblok lg, gue tau itu labil banget.
sampai akhirnya dia ngechat gue bilang “gue di blok ya”, setengah jam gak gue bales, gue di blok!
gue ngerasa gak pernah berarti buat dia, gue sadar awalnya gue hanya pelampiasan dia akan sakit hati dengan yang dulu, gue mencoba terus bertahan walau pun temen2 gue udah menyuruh untuk menjauh dari dia. gue ngerasa apa yang gue lakuin semua nya sia sia dan sampai saat ini pun gue belum bisa lupain dia.
gue udah berusaha untuk fokus ke diri sendiri, skripsi gue, keluarga gue. tapi semua itu percuma saat gue sendirian gue masih gak bisa lupa 🙁

2 thoughts on “tidak mudah melupakan dia dan perasaan ini”

  1. gue gak bisa kasih saran karena gue gak punya saran. gue cuma bisa bilang baik-aja ya. jangan hanay karena 1 cowok sedih kamu berlarut-larut. diluar sana, masih banyak cowok yang mencintai kamu dan mengharapkan kamu. nggak ada yang tau rencana tuhan kan 🙂

  2. Hai, dear. Pasti sedih, ya, ketika kamu berharap dia punya atensi yang sama denganmu, tapi ternyata nggak. Mungkin kamu perlu kasih ruang dan waktu buat dia jadi dirinya sendiri lagi. Mungkin dia memang ingin ditemani kamu, senang karena kamu menyenangkan dan bisa mengalihkan dirinya sejenak dari mantannya. Sebab, aku nggak tau apakah dia pernah cerita soal mantannya ke kamu atau nggak. Kalau pernah, kamu pasti bisa ngeh mungkin dulu dia emang sayang banget ke mantannya atau nggak. Terlebih lagi, kalian belum pernah ketemu. Saranku, next time, jangan mudah terlarut dengan cowo yang belum pernah kamu kenal di dunia nyata. Supaya tidak kecewa. Dan juga, jangan mudah memblokir kontak dengan seseorang kalau kamu memang ngga ada niatan untuk gak kenal lagi sama dia. Karena aku pribadi, kalau ada orang yg kukenal blokir aku entah di wasap atau di mana pun, aku akan blokir balik dan nggak akan kubuka lagi blokirku, meski pun kami masih berteman di dunia nyata. Karena itu adalah gestur kecil dari sifat kekanakan. Mungkin, ya, mungkin dia punya pendapat yang sama denganku soal itu. Now, rise up. Perbanyak teman baru. Perbanyak ngobrol dengan teman-teman lain. Mungkin aja ada seseorang di sekitarmu yang naksir sama kamu, kan? 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published.