masalah dimulai ketika mama mengenal seseorang di dating aplikasi

Halo disana!
Saya mau mencurahkan isi hati saya tentang masalah ibu saya yang sedang menggunakan apilkasi pencari pacar. Sebut saja nama aplikasi Botol Kaca, jadi singkatnya aplikasi itu memungkinkan dua orang asing buat saling mengobrol dengan mudah hanya dengan melemparkan botol mereka.
Dan saat saya meminjam smartphone ibu saya, saya melihat ibu saya menggunakan aplikasi itu. bahkan sudah bermesra mesraan (Blom sejauh yang dibayangkan, tapi mereka berdua cukup perhatian satu sama lain) dengan seorang laki laki, sebut saja Ndut. Ibu saya dan Ndut ini sudah mengobrol sekiranya, seminggu yang lalu. Dan saya juga mengethaui seminggu yang lalu.

Semenjak dihari dimana saya menemukan jika ibu saya sudah mengobrol dengan orang asing atau Ndut, saya selalu terpikirkan tentang hal itu, terus menerus hingga sekarang saya mengunggah tulisan ini. saya tidak tahu alasan ibu saya melakukannya, tapi saya memikirkan semua kemungkinan kenapa ibu saya melakukannya. Saya tahu, tindakan ibu saya salah. Dan jika dibiarkan akan berakibat fatal di kemudian hari. Tapi saya benar benar bingung mencari solusi dari cobaan ini.

Saya sempat kepikiran untuk mengobrol dengan bibi saya, beliau adalah kakak dari ibu saya. Tapi, saya benar benar takut jika beliau akan menceritakan kepada kakak ibu saya yang lainnya. FYi aja, ibu saya adalah anak terakhir dari sepuluh bersaudara. Jadi kebayang kan seberapa besarnya keluarga saya. Dan saya takut, jika saya menceritakannya kepada salah satu bibi saya yang saya percaya, sebut saja Bibi SumSum. Saya takut jika Bibi Sumsum akan menceritakannya kepada salah satu saudara ibu saya yang lain. Dan terdapat satu paman saya, yang amat tempramental. Dan saya memikirkan akibatnya dari tindakan saya menceritakannya. Akhirnya, saya tidak pernah menceritakan kepada bibi Sumsum. Saya juga kepikiran untuk menceritakan masalah ini kepada ayah saya, namun ayah saya sekarang mempunyai beban pikiran yang luar biasa berat.
Ayah saya adalah pedagang yang berjualan di salah satu kawasan wisata kuliner, dan saat PSBB ini, ekonomi keluarga saya memburuk. Tempat wisata kuliner dimana ayah saya berjualan juga ditutup. Karena mematuhi aturan PSBB. Hal iu membuat ayah saya amat pusing, terlebih, sifat beliau yang cukup tidak stabil dan cenderung memendam amarahnya yang mana membuat ayah saya terus merasa sakit kepala. Saya takut, jika saya menceritakan kepada ayah saya mengenai kelakuan ibu saya, maka akan berakibat buruk. Saya benar benar takut.

saya takut, adik saya akan selalu kepikiran masalah ini, ia masih duduk di bangku kelas 9. Dan beberapa bulan lagi akan ada tes kelulusan, saya bahkan tidak menceritakan hal ini kepada adik saya. Dan yang tahu masalah Ibu saya yang mengobrol dengan orang asing hanya saya seorang.
Mohon bantuannya, saya harus bagaimana. Apakah saya harus berserah diri kepada Tuhan, berd oa agar ibu saya sadar. Atau saya menceritakannya kepada orang lain? Bahkan saya sudah mencari kesana kesini, mencari apakah curhat seperti ini diperbolehkan dalam agama saya. saya takut, jika masalah ini akan membuat saya berdosa karena telah membuka aib keluarga.

Jadi pertanyaan saya.
1. Bagaimana sikap saya menghadapi ibu saya?
2. Bagaimana cara membuat ibu saya tersadar, mendiamkannya atau memberitahukannya kepada seseorang atau keluarga.
3. Apakah ini tanda tanda jika hubungan mereka kini tidak dapat dipertahankan?

1 thought on “masalah dimulai ketika mama mengenal seseorang di dating aplikasi”

  1. Aku gabisa jawab satu persatu pertanyaan kamu, tapi menurutku alangkah baiknya kamu bicarakan ini baik” sama ibu kamu sendiri dengan tetap menjaga batasan kamu sebagai anak, tentang etika dan sopan santun.
    Beritahu ibumu tentang semua resiko yang bakalan terjadi kalau ibumu terus”an menggunakan aplikasi itu.
    Beri renungan pada ibumu, ibumu itu seorang wanita, perasaannya lembut, hatinya pasti tersentuh.
    Ibumu tidak akan tersadar kalau tidak ada yang menegurnya, kalaupun ibumu masih bersikukuh meneruskan chattingnya di aplikasi itu, ya terpaksa kamu butuh bantuan orang yang lebih tua. Semua masalah, semua solusi pasti ada resikonya. Tapi percaya sama aku semuanya bakalan selesai dengan harapan yang baik.
    Tetap semangat 🙂

    Semoga keluargamu tetap berada dalam lindungannya 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published.