jalan yang kami pilih ternyata tidak berbuah manis

Jadi aku dengan keluarga ku pindah keluar kota sekaligus pindah sekolah untuk mencari nafka yaitu dengan menyewa ruko sebenarnya aku masi mau di desa lamaku tapi alasan yang membuat ku yakin adalah karena dia sekolah ku aku tidak punya teman dan juga gimanya. Aku hanya punya keluarga yang membuat aku nyaman berada di dunia hanya itu yang aku punya intinya banyak hal negatif yang membuat aku ingin Pindah.

Dengan begitu aku berpikir dengan pindahnya aku akan ada hal baik kedepannya yang akan terjadi, tapi dugaan ku ternyata salah karena kami memiliki saingan yang berada pas depan kami. Yang mana semua orang akan membeli sembako disana sedangkan kami tidak mempunyai pemasukan. Aku merasa kasihan kepada orang tua ku dimana ia setiap hari menunggu kedatangan pelanggan tapi kenyataannya membuat hati kami sakit melihat setiap hari pelanggan tidak datang kepada kami melainkan penjual lain yang berada tepat di depan. Sesekali aku meneteskan air mata ketika melihat orang tua menuggu kapan datangnya pelanggan tapi apa yang terjadi malah tidak ada satu pun yang datang. Didesa kami sudah menjual barang-barang kami dan kami juga menjual sapi untuk menambah modal jualan kami, tetapi dengan melihat kenyataannya seperti ini seolah – olah aku ingin menghilang dari dunia agar tidak melihat wajah orang tua ku yang yang menunjukkan wajah kelelahan.

Aku tidak tau kapan kami akan bertahan terus seperti ini aku hanya berserah diri kepada Allah yang akan mengatur kedepannya mudah mudahan dengan memohon kepada Allah dengan iklhas dapat menemukan titik terang kepada keluarga kami amiii. Ya Allah

Leave a Comment

Your email address will not be published.