Dia selalu memotivasiku namun ternyata dia juga seorang pembohong

Aku mengenalnya dari sebuah game fps yang sering kita mainkan bersama hingga tak kenal waktu. Namaku Aidan dia Bas (nama samaran). Saat itu, Aku masih duduk di kelas 12 salah satu SMA Negeri di Kota Jakarta, dan dia mengaku seorang mahasiswa arsitek yang masih berada di semester 3 kota Batam. Banyak hal yang kami bagi bersama, cerita sehari-hari, hingga kekonyolan yang terjadi. Sampai suatu hari dia mengungkapkan perasaannya kepada ku, bahwa Ia memiliki rasa kepadaku dan aku membalasnya. Walaupun terpisah dengan jarak, rasa rindu diantara kita terobati dengan telpon dan video call. Dia selalu menyemangatiku dalam sekolah agar belajar dengan rajin dan bisa mengambil kuliah kedokteran. Kata-katanya menjadi motivasi buatku, entah serum apa yang ditebarkannya, semua kata-katanya bisa memacu otak ku untuk terus semangat belajar. Aku bukan orang yang pintar, bahkan aku tidak masuk peringkat 10 besar di kelas. Hingga saat UAS tiba, aku berhasil menjadi siswi terbaik dengan skor ujian tertinggi mengalahkan mereka yang juara bertahan dikelas. Aku sangat berterima kasih padanya yang selalu menyemangatiku, hingga akhirnya akupun mengikuti tes masuk perguruan tinggi. Aku sengaja memilih kota Batam sebagai tujuan kuliah, agar bisa dekat dengannya, dan aku sengaja tidak memberitahunya agar bisa menjadi kejutan untuknya. Ya, aku keterima menjadi mahasiswa kedokteran di Universitas Batam tersebut, aku pun langsung bersemangat memberitahunya, dan dia sama senangnya denganku karena keberhasilanku menjadi mahasiswa kedokteran. Hingga ku katakan kepadanya bahwa aku berkuliah di kampus yang sama dengannya, kemudian dia hanya menjawab selamat ya. Dia menutup telponnya, aku mencoba untuk menelponnya berkali-kali namun tak diangkatnya. Ia menghilang bak ditelan bumi. Aku pun kembali membuka akun gamenya, dan mencari teman terdekatnya di game, aku bertanya perihal dia kenapa tiba-tiba menghilang dariku. Akhirnya aku tau dia siapa, dia hanya lah seorang kuli bangunan tamatan SMP. Hatiku sudah tak menentu, sakit, bingung,marah semuanya bercampur jadi satu. Ya, aku tau tanpa motivasinya aku tidak akan berhasil menjadi mahasiswa kedokteran, dia yg selalu memotivasi aku untuk semangat dalam belajar. Kini, kami menjadi orang asing, aku ingin berterima kasih kepadanya, dan aku ingin bertanya kenapa dia berbohong padaku. Namun, aku selalu mengurungkan niat untuk menghubungi dia. Hampir 1 semester aku berkuliah. Aku tidak memaafkan semua kebohongannya. Namun, hatiku juga masih mengharapkan kehadiran dia lagi karena rasa yang kita alami bersama, sudah menjadi cinta dihatiku.

2 thoughts on “Dia selalu memotivasiku namun ternyata dia juga seorang pembohong”

  1. aaaa sweet bangetttt. dia tidak sepenuhnya salah kok. semoga kalian bisa dipertemukan lagi dengan kondisi terbaik untuk kalian berdua. kasi dia kesempatan lagi dong kak… hehe cmiiw^-^

  2. aku tidak memebenarkan perilakunya yang berbohong mengenai status dan pekerjaannya saat itu, tapi semangat yang telah ia kobarkan kepadamu itu sangat tulus.

Leave a Comment

Your email address will not be published.