Bagaimana Menghadapi Mantan Toxic?

Bingung dengan sikap mantan
Hai teman online
Saya mau minta pendapat dengan masalah yg sya hadapi ini.
4 bulan lalu saya memutuskan mengakhiri hub dengan mantan saya. Saat kita hub sebelumnya perjuangan dia amat sangat banyak buat sya jarak dan segala sesuatu dia beri untuk saya, 1 tahun lebih hub dan kita selalu menunjukan hal serius, berbagi segalanya hingga dia kumpulkan semua pendapatannya untuk saya, dia beri apapun yg saya butuhkan. Dia amat sangat peduli dan khawatiran. Demam sedikit dia sigap segalal sesuatunya. Hanya saja kendalanya hub kita toxic secara mental, dia amat sangat posesif, pergi kmanapun dengan keluargapun selalu ada keributan dahulu. Teman di jauhi, tdk boeh kerja dan ya amat sangat posesif. Itu membuat sya frustasi dan akhirnya memutuskan hub. Tapi dri maret sejak kita putus hub kita masih intes bahkan dia masih posesif, dia masih peduli dan dia masih tunjukan rasa cintanya ada sya, begitupun sya yg masih amat sangat peduli dan sayang pdanya. Istilahnya kita putus tapi kek masih pacaran lebih mirip hub tanpa status karna saya takut dia menyakiti saya lagi dengan toxicnya dia.
Kita LDR selama hub tapi 2 bulan sekali dia datang dan menetap di hotel terdekat tempat tinggal sya selama bermiinggu2. Bulan juli awal kemarin dia datang membawakan sebuah hadiah yg lumayan mahal, dia datang dari pulau sebrang ke kota saya, memperjuangkan kembali saya. Tapi saat itu saya masih dengan ketakutan untuk menerima dia kembali. 2 minggu dia di kota sya tnggal 2 minggu itu pula dia memperjuangkan kembali sya. Tapi selama mmperjuangkan saya sikap toxic nya masih ada. Dia dengan segala tuduhannya membuat aku bingung untuk menerima dia kmbali. Samapai akhir nya ku bilng sampai kapanpun aku tidak bisa menerima dia kmbali. Tapi jujur saya masih syang dan peduli padanya. Dan akhirnya ada seseorang yg datang padanya mulai pdkt adanya dan akhirnya dia menemukan pengganti saya tepat satu minggu setelah dia memutuskan untuk tidak mengejar saya lagi.
Tapi selama dia dengan pacar barunya, dia masih juga seolah mendekat pada sya. Sya merasa saya ini mantannya, saya mau melangkah tapi dia selalu menahan saya. Dia selalu cerita bahwa hub dengan pacarnya tidak sebaik dengan saya. Selalu ribut dan juga tidak ada rasa menggebu seperti dia mengejar sya. Tapi yg saya lihat dari sosmednya saat dia cerita dia ribut saat itu pula di sosmednya terlihat baik2 saja dengan pacar barunya. Tiap hari dia chat saya terkadang vc. Selalu mnta untuk menemani dia makan siang atau malam. Belanja kebutuhan dia. Dan saya merasa dia anggap saya ini apa? Pacarnya? Atau sebatas mantan. Krna kalo mantan tidak seperti itu.
Di saat dia bersama sya dia juga balas chat dri pacaranya. Saya selalu bertanya kenapa kemana2 harus di temani sya, kenapa selalu minta sya masakin atau pesankan makan untuknya, kenapa dia selalu ingin mengantarkan saya kmna saya pergi, mengantarkan sya untuk bekerja ya istulahnya kek dia memperlakukan saya seperti pacarnya. Saya tanya kenpa tidk minta itu semua ke pacar baru kamu. Padahal kalian intens ketemu bahkan dia kerja di hotel dia menginap otomatis sering banget dia ketemu. Bahkan saat pacarnya datang ke kamarnya dia sedang vc sya dia sembunyikan hpnya bawah bantal. Sya merasa saya ini apa di lepas tidak. Di perjuangkan kembali tidak.
Dia selalu bilng dia masih sayang, dia masih peduli, dia ke kota ini untuk saya juga pada awalnya bukan untuk pacarnya yg baru. Dan dia selalu bilng kalo dianyaman tiap ergi sama sya, dia selalu antusias makan kalo sama sya dan semangat untuk anter saya kmna2.
Tapi tiap jlan dia sibuk dengan pacarnya yg chat2, dia kadang bilng ribut tapi nyatanya kalo telfonan seperti baik2 saja. Terkadang dia bilng bahwa dia tidak sungguh2 pada pacar barunya. Jujur sya tidak percaya. Dia sealalu bagi waktu untuk saya dan pacarnya. Jujur juga ini membuat saya risih. Saya ingin melagkah memulai hidup baru tapi dia selalu mengikat saya dengan sikapnya yg seperti ini. Terkadang saya juga kesal disaat dia menjanjikan brtemu musal jam 1 siang dia ngaret 1-2 jam alasannya nggak2. Adahal saya tau dia bagi waktu dengan pacarnya. Tapi tidak pernah mengaku.
Yg saya tanyakn siapa yang sedang dia perjuangkan saat ini, saya mantannya atau pacar barunya.
Apakah alasan ribut hanya untuk membuat saya tetap dekat dengannya?
Sebenarnya dia ke saya itu hanya butuhnya saja untuk menemani sana sini atau memang karna dia belum bisa move on dari saya?
Dan setiap kali kita mau bertemu dia selalu ngaret janji misal jam 1 siang tapi datang jemput telat 1-2 jam dengan alasan bermacam2 padahal saya tau dia sedang membagi waktu. Saat saya dekat dengan orang lain dia marah besar. Apa yang harus saya lakukun untuk mengahadapinya atau menghindarinya. Karan untuk menghindar tidak bisa. Dia selalu tau saya dmana.
Jujur saya cape menemani dia kemana2 padahal dia punya pacar baru. Dan di saat jalan dia memperlakukan saya layaknya pacar. Tapi itu pun dengan sambil chat pacaranya. Dia juga sering berbohong pada pacarnya saat dia jalan dengan saya. Dia sebenarnya kenapa?

Leave a Comment

Your email address will not be published.