aku si pengagum rahasia

Jadi ini bermula ketika aku bertemu dengan dia pas SMP. Kami satu sekolahan, dia orangnya pendiam dan lebih suka bergaul sama temen cewek sampek kebawa-bawa. Satu sekolahan menyebutnya si letoy. Aku dan dia awalnya tidak berteman, tapi karena sama sama anggota OSIS, Dewan Galang, dan Badan Dakwah Islam, aku jadi sering bertemu dan berteman dengannya. Kelas 2 SMP semester 2 aku mengungkapkan perasaan ku, dia bilang “pernah suka ” padaku, itu membuatku merasa antara bahagia tapi juga sedih, sebatas pernah dia bilang. Jadi aku perlahan menjauhinya meskipun tetap suka. Lalu kami lulus SMP dan lost kontak. kami tidak satu sma. Dan pada saat kelas 2 SMA, dia tau aku masih suka padanya, dia tau dari temannya yg satu kelas denganku. Karena itu dia mengirim pesan suara pada temannya yg ditujukan untukku intinya dia bilang bahwa aku harus melupakannya karena kita adalah saudara jauh. Dari situ aku berusaha mencari tau apakah aku memang masih berkerabat dengannya, karena setahuku tidak sama sekali.

Sampai hari ini,Jumat 16 April 2021 aku masih menyimpan rasa untuknya, hatiku tidak yakin bahwa kami memang saudara jauh. Aku selalu stalk Sosial medianya, hanya untuk tau apa yg dia lakukan. Dia tidak lagi menjadi “si letoy” tentu saja aku bangga padanya dia banyak memiliki prestasi dan anak gunung banget, tak terkecuali aku juga tau kalau dia sedang dekat dengan seseorang.

Aku memiliki nomer WhatsApp nya lagi semenjak kejadian waktu kls 2 sma itu tapi aku tak pernah menghubungi nya. Ketika dia online aku senang bukan main, tapi tak pernah aku membiarkan jariku mengetik untuk chat sama dia.

Apakah aku harus melupakannya?

Leave a Comment

Your email address will not be published.