aku merasa seperti di asingkan oleh keluarga suamiku

Aku seorang ibu yg berumur 32 th mempunyai 2 anak prempuan 3 th,dan 15bln.. Suamiku bekerja sebagai guru honor dgn gaji 400rb/bln dan itupun di rapel selama 3-5 bln. Sebelum punya anak kedua aku dulu juga bekerja tapi karna akan melahirkan dan anak msh kecil2 jd aku memutuskan untuk berenti bekerja selama kami menikah 4thn ini msh tinggal dengan orang tua suami beserta adik2 ipar aku yg berjumlah 4 org, 2 laki2 dan 2 prempuan dan usia adik2 ipar aku yg perempuan lebih tua dr aku.

Selama ini memang aku tidak terlalu dekat dengan mertua ataupun adik2 ipar hanya seperlunya saja, tapi adik2 ipar aku ini sering nyindir2 aku klo aku melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan pemikiran mereka mulai dari mengurus anak dll. Tp aku jg tdk pernah cerita ke suami aku tentang apa yg aku alami tentang beban fikiran ku, ke kluargaku jg aku tidak prnh cerita. Dulu sewaktu kerja aku sering cerita dengan teman2 kerja tapi sekanrg aku tidak punya teman cerita lagi. Aku bingung padahal aku sudah berusaha semaksimal mungkin melakukan yg terbaik tapi selalu saja ada yg salah aku tdk pernah mengeluh melakukan pekerjaan ini itu, kalau ada uang belanja aku selalu belanja kebutuhan dapur walaupun itu juga uang kadang di berikan oleh orang tuaku buat pegangan cucu2 nya..

Kalau sudah mulai ada yang salah di mata mereka aku bingung harus bagaimana kadang aku mau memberi makan anak saja merasa gak enak karna aku tau cuma menumpang disana aku cuma orang lain. Seakan tatapan matanya jijik dan selalu menyindir2.. Ini malah aku gak tau salahku dimana aku sudah masak pagi buat sarapan tapi mreka gak nafsu, jadi masak mi instan lalu siang aku masak lagi gak banyak karna sayur masih ada, tp adik ipar aku masak lg. Pikirku mereka gk selera masakan ku hr ini jd aku biasa aja ya tapi kok malah nyindir2 bilang sama mertua aku makan masakan yang mereka masak aja.

Aku bingung salahku dimana kalau gak nafsu makan ya sudah, tapi gak perlu begitu. Biasa aku yang masak dan cuci piring tapi mreka sudah masak dan cuci piring duluan, aku seneng sih gak capek tapi aku mau makan saja gak ketelen. Rasanya nafsu makan ku hilang sama sekali. Pingin rasanya pulkam ke rumah orang tuaku sendiri tp aku nanti salah lagi klo ninggalin suami..
Aku bkn tipe orang yang suka ngajak ribut tapi orang yang mendem masalah sendiri. Mau pisah tapi gmn keadaan suami gak memungkinkan jd serba salah di tahan aku yg tersiksa.
Gmn solusinya admin

Leave a Comment

Your email address will not be published.