aku membenci agamaku, karena orang tua

Jujur.. aku sudah membenci agamaku sendiri karena orang tua ku sendiri. Banyak contoh yang bikin aku tambah benci dengan mereka. Mulai dari mereka menasehati orang orang agar berbuat baik pada anaknya akan tetapi mereka sendiri nya melupakan aku. Membanding bandingkan aku dengan kakak ku yang ilmu agamanya dan hafalan Qur’an nya lebih banyak. Meremehkan aku dari segala hal. Dan yang terpenting itu mereka sangat fanatik dengan agama mereka. Jujur aku dulu tidak membenci agama ku ini. Bahkan sangat mencintai nya. Akan tetapi setelah mereka makin fanatik, menjumpai kelompok yang satu jalur dengan mereka, suka merendahkan bahkan mencela orang yang bukan sekelompok dengan mereka, aku sudah tidak nyaman dengan mereka. Bahkan perhatian mereka aja udah tercurahkan ke sana semua. Mereka sudah tidak mempedulikan ku lagi. Mereka hanya ingin tau urusan agama mereka dan urusan anak tercinta mereka ( kakakku ). Mereka bahkan tidak pernah bercerita atau bersenda gurau dengan ku. Setiap malam air mata ku yang selalu setia menemani ku. Aku saja tidak tau kapan terakhir kalinya aku di peluk dengan seorang ibu.. mungkin 5 tahun yang lalu ketika aku jurana umum di sekolah dasarku. Aku sudah capek. Aku sudah lelah dengan semua ini. Aku ingin keluar dari keluarga ku ini, akan tetapi sesekali aku coba untuk sabar dan berharap Tuhan mengubah mereka.. tapi gak ada.. mereka setiap hari tambah cuek kepadaku. Tambah jijiq kepada ku ( karena aku menyukai thailand series dan KPop ) mereka membangga banggakan kakak aku.. mereka udah lupa dengan ku. Mereka hanya mengobrol denganku ketika aku berbuat kesalahan. When aku bikin story kpop atau aku mengikuti artis korea di Instagram ku. Mereka marah besar dan mereka memaki ku . Tapi ketika aku membuat prestasi seperti aku menang olimpiade, juara 1 atau lainnya mereka tidak peduli. Seolah-olah cumam agama sebagai tolak ukur seorang anak apakah dia anak yang baik atau tidak. Cukup jujur aku sudah heran. Aku sudah menyerah. Aku sudah capek mendoakan mereka kepada tuhan ku. Sampai ketika aku sudah muak dengan tuhanku sendiri. Kenapa mereka menakdirkan aku kepada keluarga fanatik seperti ini ? Kenapa ? Kenapa mereka sejelek ini sikap mereka.. padahal mereka bersorban.. bercadar.. berpeci.. penceramah.. sering shalat tahajud.. but kenapa sikap mereka jauh lebih buruk dibandingkan orang non muslim sana.. kenapa ?? Apakah ini orang yang dekat ama tuhan.. sampai di suatu titik aku sudah muak dan aku ingin mengubah keyakinan ku.. tapi aku tidak tau harus dari mana.. aku takut.. ketika aku mengubah keyakinan ku aku tinggal di mana ? Aku masih sma.. belum bekerja.. aku ingin bebas.. aku ingin terlepas dari semua ini..

Leave a Comment

Your email address will not be published.