aku juga tidak mengharapkan semua ini

Assalamualaikum…
Halo…
Saya baru pertama kali melakukan hal seperti ini (curhat online). Saya hanya ingin mencurahkan apa yang selama ini saya rasakan dan berharap akan ada seseorang yang mengerti serta bisa memberikan saya masukan.
Saya tinggal bersama keluarga besar saya, KELUARGA BESAR. YA, ada nenek, kakek, om,tante,sepupu. Orang tua saya sudah bercerai. Ayah dan ibu saya juga sudah punya keluarga masing2. Tapi saya dan adik2 saya tetap tinggal dirumah nenek(ibu dari ibu saya). Ibu dan ayah bukannya tidak mengajak kami tinggal bersama mereka dan keluarga barunya. Tapi kamilah yang masih ragu, karena bayangkan betapa anehnya hidup dengan ibu yg sama tpi dengan ayah yg berbeda, atau sebaliknya. Saya juga masih muda waktu itu, jdi belum bisa memutuskan semuanya sendiri. Tante2, dan nenek dikeluarga besar saya ini juga yang paling ngotot bahwa kami harus tinggal. Dimana mereka mengatakan akan membiayai semuanya. Sekolah, dan kehidupam sehari-hari.
Awalnya saya biasa saja. Karena memang sebelum org tua saya bercerai, saya sudah tinggal disana bersama org tua saya. Tapi semakin lama. Saya semakin tertekan. Sekarang saya sudah kuliah, hampir selesai. Saya sudah lama menyimpan semuanya sendiri. Sangat lama. Seperti keluarga pada umumnya, tentu saja ada aturan2 yang harus dipatuhi. Hanya saja, menurut saya keluarga saya ini terlalu berlebihan.
Saya sudah berusaha untuk melakukan semuanya pekerjaan rumah. Mereka bahkan sering memuji saya anak yang rajin, bahkan ke orang2 diluar sana. Tapi, itu semua seolah tidak ada gunanya. Hanya karena saya bangun terlambat suatu hari. Saya hanya manusia biasa. Terkadang saya lelah, jdi tak bisa beraktivitas seperti biasa. Disaat seperti itu mereka akan membahas semua yang telah mereka lakukan untuk saya dan adik2 saya. Mereka seperti menginginkan saya untuk bekerja melakukan hal yang sama setiap hari tanpa henti. Apakah salah jika saya butuh jeda?
Saya berharap kalian bisa melihat Wajah mereka yang begitu marah, hingga tak terlihat seperti manusia normal lgi. Mereka bahkan menangis dengan amarah. Menurut saya itu sangat berlebihan.
Lagi pula saya dan adik2 saya tak pernah meminta semua itu. Mereka yang mau menyekolahkan kami. Tentu saja saya menghargai itu, dan sangat berterima kasih. Tpi, apa harus mengungkapkan semua yg telah diberikan didepan kmi di deoan orang lain, kmi tahu diri kok.
Dan tolong, jangan terlalu berlebihan mengasihi kami didepan orang lain, kami tahu sperti apa kalian semua sehari-hari.
Berbicara seolah sangat sayang dan peduli.
Bullshit. Sayang dan peduli? Memang. Tapi tidak tulus. Kalian tidak punya anak, jdi berharap kepada kamu yang “tak punya orang tua” berharap kami bisa jdi orang luar biasa. Untuk membalas apa yg sudh kalian berikan.
Terima Kasih atas semuanya tante2 sekalian. Saya akan berusaha melunasi semua yang telah kalian keluarkan untuk kami. Meski tentu saja, itu tidak terhingga. Seolah kasih ibu sepanjang masa.
Ada banyak hal yang tak bisa saya katakan disini. Karena akan sangat panjang dan seolah tanpa akhir jika ingin mengungkapkn semuanya. Saya hanya berpikir, bagaimana jika saya dulu ikut dengan kedua orang tua saya? Jika kalian bertanya apa orang tua saya tidak membiayai kami? Jawabannya adalah mereka membiayai, tpi memang tak sebanyak yang tante2 saya bisa berikan.
Saya rasa cukup. Terima Kasih🙂.apakah ada saran untuk saya?

Pendapat Mincur

Hay kak terima kasih sudah mencurahkan isi hati kakak di curhatonline.com. Mincur akan sedikit memberikan pendapat mincur. Ini menurut Mincur, wajar jika kamu marah. Wajar jika kamu tidak suka. Pasti dihati kecil mu merasa kosong karena tidak ada tempat untuk bersandar. Tetapi Bersabarlah, setelah lulus kerjalah dan hasilkan uang yang banyak, supaya kamu dapat memberi kehidupan yang lebih baik kepada adik-adikmu. Semangat yah kamu…!

1 thought on “aku juga tidak mengharapkan semua ini”

  1. aaaaa i feel u, pernah berada diposisi itu. tapi dengan kondisi yang berbeda. cuman bisa bilang semangat kak, memang kata2 mereka pedih tapi yaudah mau gmn lagi tebal2in telinga aja kak hehehe. kaka bisa sibukkan diri kakak dengan hal lain, insyaallah kakak bakal bs buktiin nanti kalo kakak udah jadi orang sukses. yuk bisa yuk. semangat kakkkkk, luvvvvv..

Leave a Comment

Your email address will not be published.