aku ingin pergi dari rumah ini

Ayah ku keras. Sebulan lalu dy sering marah” Pada hal sepele. Dan memang seperti ada ritual tiap tahun dy brubah mnjadi org yg tak kami kenal. Namun kini tlah brlalu. Ayah lbh bnyak diam. Memang dari dulu ak tidak dkat dg ayah. Tdk prnah skalipun ak brcerita ttg apapun pdanya. Skrg bagaikan org asing. Kami hnya bicara jika bnar” Perlu.

Ibu overprotective dg kbersihan rumah. Dy tdk bisa diam saja mlihat ada yg tdk mngenakan d pndangan dirinya perihal tmpt tnggl kami skrg. Ia bnar” Akan brhenti “bekerja” D saat tubuh nya sdh bnar” Tk mampu untuk bangkit.
Dan scara tdk lngsung, aku n kkak ku satu”nya, d paksa utk mnjadi sperti dirinya Yg “gila” Bersih”. Maka dari itu slama 20th ak hdup dg omelan ibu. Ibaratkan penyakit, omelan ibu sudah memasuki stadium 4.

10th yg lalu,sambil menangis di pojokan lemari, ak berjanji pada diriku utk pergi dari rmah pada umur 12th nantinya.
Namun hingga kini, saat aku mengetik ini pun ak msih tak berani utk pergi.

Ini hnya prolog dari cerita hdupku. Sngat bnyak skali yg ingin ku utarakan. Namun jari ini rasanya kaku.
Bnyk alasan, kejadian, hal yg membuat ku tak sanggup untuk memendam sndiri.
Ak sngat mngharapkan dukungan.
Bukan menghakimi apalagi quotes receh. Trimakasih

6 thoughts on “aku ingin pergi dari rumah ini”

  1. Aku jg prnh mikir gtu.. ibu aku mah kalau aku curhat ibu malah bilang aku cengeng dan ibu ga bs bantu apa2.. tp skrg ktika iBu aku udh tua renta.. pikiran aku cm satu.. kalau iBu meninggal aku bs apa? Papah udh meninggal bbrp thun yg lalu.. aku blm nikah dan punya penghasilan.. aku bs apa klo ibu g ada?

  2. Kayanya semua ibu melakukan itu dan ujungnya berimbas pada anak setiap kami sebagai anak mau mengutarakan pendapat ujungnya kami juga yang kena cecar dan dibilang anak durhaka, anak durhaka itu ada dan jangan lupa juga orang tua durkana tentupun ada. Keadaan akupun sama sering kali ingin kabur namun masih susah membulatkan dan melakukannya karena dengan pikiran mungkin mereka masih bisa berubah dan mereka bisa mengerti atau takut mereka tersakiti tapi berada di keluarga ini membuat mental dan jiwa lelah, mau kabur bareng aja? Haruskah kita menyemangari diri sendiri 🙂

  3. Kayanya semua ibu melakukan itu dan ujungnya berimbas pada anak setiap kami sebagai anak mau mengutarakan pendapat ujungnya kami juga yang kena cecar dan dibilang anak durhaka, anak durhaka itu ada dan jangan lupa juga orang tua durkana tentupun ada. Keadaan akupun sama sering kali ingin kabur namun masih susah membulatkan dan melakukannya karena dengan pikiran mungkin mereka masih bisa berubah dan mereka bisa mengerti atau takut mereka tersakiti tapi berada di keluarga ini membuat mental dan jiwa lelah, mau kabur bareng aja? Haruskah kita menyemangari diri sendiri 🙂

  4. Kayanya semua ibu melakukan itu dan ujungnya berimbas pada anak setiap kami sebagai anak mau mengutarakan pendapat ujungnya kami juga yang kena cecar dan dibilang anak durhaka, anak durhaka itu ada dan jangan lupa juga orang tua durkana tentupun ada. Keadaan akupun sama sering kali ingin kabur namun masih susah membulatkan dan melakukannya karena dengan pikiran mungkin mereka masih bisa berubah dan mereka bisa mengerti atau takut mereka tersakiti tapi berada di keluarga ini membuat mental dan jiwa lelah, mau kabur bareng aja?

  5. Kayanya semua ibu melakukan itu dan ujungnya berimbas pada anak setiap kami sebagai anak mau mengutarakan pendapat ujungnya kami juga yang kena cecar dan dibilang anak durhaka, anak durhaka itu ada dan jangan lupa juga orang tua durkana tentupun ada. Keadaan akupun sama sering kali ingin kabur namun masih susah membulatkan dan melakukannya karena dengan pikiran mungkin mereka masih bisa berubah dan mereka bisa mengerti atau takut mereka tersakiti tapi berada di keluarga ini membuat mental dan jiwa lelah, mau kabur bareng aja?

  6. Calf Scarlet

    Aku mengerti apa yang kamu rasakan,,
    Kamu merasa benar-benar tertekan, aku tahu itu. Aku mengalami itu juga. Jika memang begitu banyak hal yang ingin dikatakan, aku siap mendengarnya. Aku ingin menjadi pendorong dan penyemangat hidupmu..
    Jangan putus asa dan bertahanlah. Ini semua ada hikmahnya. Sesuatu yang sangat indah. Aku memercayai hal itu.
    Kamu harus bisa bertahan, harus kuat, semua hal apapun itu, semuanya adalah rangkaian kehidupan. Jika kamu bisa melewatinya, maka kamu akan bisa menikmati keindahan di baliknya..
    Semangat!!

Leave a Comment

Your email address will not be published.